Manfaat Peregangan dan Mengapa Rasanya Menyenangkan

Manfaat peregangan dan mengapa rasanya menyenangkan
Sumber :
  • https://www.realsimple.com/thmb/

Olret – Tanpa disadari, banyak dari kita memulai hari dengan melakukan peregangan bahkan sebelum beranjak dari tempat tidur.

img_title 7 Peregangan Pendinginan Setelah Olahraga

Gerakan peregangan otot yang terjadi secara spontan atau tidak disadari ini disebut pandiculation. Ini adalah perilaku yang umum ditemui pada berbagai jenis hewan untuk meredakan ketegangan otot.

Hanya sedikit aktivitas yang terasa senikmat peregangan setelah tubuh tidak banyak bergerak untuk beberapa waktu. Peregangan dapat mengurangi risiko cedera, memberikan rasa tenang, dan bahkan dipercaya dapat melancarkan sirkulasi darah.

img_title Rutinitas Peregangan Harian 5 Menit, Apa Saja?

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa peregangan terasa menyenangkan, membahas manfaatnya, serta memberikan contoh gerakan peregangan sederhana yang bisa Anda lakukan secara rutin.

Mengapa Peregangan Terasa Nyaman

img_title Peregangan Dinamis dan Statis untuk Otot Paha Bagian Dalam

Manusia memiliki kecenderungan alami untuk menghindari hal-hal yang menimbulkan rasa sakit dan mencari aktivitas yang terasa menyenangkan. 

Peregangan pun tidak terkecuali. Sistem imbalan alami tubuh Anda membuat peregangan terasa nyaman guna memotivasi Anda untuk menjaga otot tetap berada pada tingkat ketegangan yang optimal.

Berikut adalah ulasan lebih mendalam mengenai alasan mengapa peregangan terasa menyenangkan.

1. Peningkatan sirkulasi

Saat Anda meregangkan otot, tubuh merespons dengan meningkatkan aliran darah ke area tersebut. Pembuluh darah di sekitar otot yang diregangkan melebar agar lebih banyak darah dapat mengalir melaluinya, dan jantung mulai memompa lebih banyak darah.

Peningkatan aliran darah ini memungkinkan otot yang sedang Anda regangkan untuk menerima lebih banyak oksigen serta membuang sisa-sisa metabolisme.

2. Aktivasi parasimpatis

Penelitian menunjukkan bahwa peregangan statis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis dan menghambat aktivasi sistem saraf simpatis.

Sistem saraf parasimpatis berperan dalam fungsi istirahat dan pencernaan tubuh Anda. Sistem ini juga dapat membantu menciptakan rasa tenang dan rileks.

3. Pelepasan endorfin

Endorfin adalah zat kimia yang diproduksi oleh sistem saraf pusat dan kelenjar hipofisis yang berfungsi sebagai neurotransmiter. Zat ini memiliki efek pereda nyeri yang lebih kuat daripada morfin dan menimbulkan rasa euforia saat berikatan dengan reseptor di otak.

Endorfin merupakan bagian dari sistem imbalan alami tubuh dan dilepaskan setelah melakukan aktivitas seperti olahraga, hubungan seksual, makan, dan minum.

Halaman Selanjutnya
img_title