Ancaman Nyata Doom Scrolling: Dari Risiko Saraf Kejepit hingga Generasi yang Gagal Fokus

Kebiasaan Malam Hari yang Meningkatkan Risiko Stroke Saat Tidur
Sumber :
  • Gemini Ai

Olret – Fenomena doom scrolling—kebiasaan berselancar di media sosial tanpa henti—kini bukan lagi sekadar pemborosan waktu. Di balik layar gawai yang berkilau, ada ancaman kesehatan fisik dan mental yang mengintai secara nyata.

img_title 5 Alasan Ilmiah untuk Mengonsumsi Lebih Banyak Protein

Dalam sesi edukasi terbarunya, praktisi kesehatan sekaligus pembuat konten terkemuka, dr. Tirta Mandira Hudhi, membedah secara blak-blakan bagaimana kebiasaan ini secara anatomis dan psikologis merusak kualitas hidup manusia modern, terutama para pekerja digital dan Generasi Alfa.

1. Anatomi Saraf Kejepit: Mengapa Leher Anda Menjadi Taruhannya

img_title Kenapa Napas Terasa Pendek Saat Sedang Cemas atau Banyak Pikiran

Saraf Kejepit

Photo :
  • google image

Masalah fisik paling konkret akibat doom scrolling adalah gangguan pada tulang belakang (spine), khususnya area leher (servikal). Menurut dr. Tirta, posisi statis menunduk saat menatap layar HP dalam durasi lama memicu kompresi yang berbahaya.

img_title Kenapa Setelah Libur Panjang Kita Malah Merasa Makin Lelah

Secara medis, ia membagi fase keparahan ini ke dalam tiga tahapan penting:

TahapGejalaSolusi Medis
Tahap 1 (Sensorik)Pegal-pegal biasa, otot tegang, belum ada gangguan aneh.Konsultasi dokter, rilis otot lewat fisioterapi, dan kurangi screen time.
Tahap 2 & 3Nyeri tidak hilang pasca-fisioterapi, potensi mati rasa/kesemutan kronis.Pemeriksaan MRI wajib oleh Sp.BS (Bedah Saraf) atau Sp.OT Subspine. Solusi akhir umumnya operasi.