5 Alasan Ilmiah untuk Mengonsumsi Lebih Banyak Protein

Alasan Ilmiah untuk Mengonsumsi Lebih Banyak Protein
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

OlretMengonsumsi protein dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Asupan ini juga dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, antara lain meningkatkan massa otot, memperbaiki kepadatan tulang, serta membantu penurunan berat badan.

img_title Apa Perbedaan Antara Otot Bisep dan Trisep? Berikut Penjelasannya

Protein merupakan salah satu dari tiga jenis makronutrien, selain lemak dan karbohidrat. Zat ini menjadi salah satu komponen pembangun utama tubuh karena berperan penting dalam mendukung sel, organ, dan jaringan tubuh Anda.

Pedoman Diet untuk Warga Amerika (Dietary Guidelines for Americans) tahun 2020–2025 merekomendasikan agar wanita dewasa mengonsumsi setidaknya 46 gram (g) protein per hari, sedangkan pria dewasa disarankan mengonsumsi 56 g.

img_title Manfaat Peregangan Dinamis dan Cara Memulainya

Angka-angka tersebut ditetapkan untuk membantu mencegah kekurangan protein, namun sebagian orang mungkin memperoleh manfaat lebih dengan asupan protein yang lebih tinggi.

Berikut adalah 5 alasan berbasis ilmiah untuk mengonsumsi lebih banyak protein.

img_title 12 Latihan untuk Fleksibilitas Dinamis

1. Mengurangi nafsu makan dan tingkat rasa lapar

Mengonsumsi lebih banyak protein dapat membantu mengurangi nafsu makan dan mengendalikan rasa lapar. Hal ini berarti Anda mungkin dapat mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan jika Anda menyantap porsi karbohidrat dan lemak yang lebih besar.

Efek protein dalam memberikan rasa kenyang sebagian disebabkan oleh pengaruhnya terhadap beberapa hormon yang mengatur sinyal lapar dan kenyang di dalam tubuh.

Sebuah tinjauan tahun 2020 menemukan bahwa protein menurunkan kadar ghrelin, yang juga dikenal sebagai hormon "lapar". 

Protein juga meningkatkan kadar kolesistokinin dan glucagon-like peptide-1 (GLP-1), dua hormon yang berperan dalam proses pencernaan dan pemberian sinyal kenyang.

Pengaruh protein terhadap nafsu makan dan pengendalian rasa lapar juga terbukti menjadi faktor kunci dalam pengelolaan berat badan.

Jika Anda memiliki tujuan untuk menurunkan berat badan, pertimbangkanlah untuk mengganti sebagian asupan karbohidrat dan lemak Anda dengan makanan tinggi protein, seperti daging tanpa lemak, yoghurt, kacang-kacangan, ikan, dan biji-bijian.

2. Meningkatkan massa dan kekuatan otot

Protein merupakan komponen pembangun otot Anda. Mengonsumsi protein dalam jumlah yang cukup dapat membantu mempertahankan massa otot dan mendukung pertumbuhan otot selama latihan kekuatan.

Sebuah tinjauan tahun 2022 terhadap 74 penelitian menemukan bahwa kebutuhan protein harian (dalam gram) untuk meningkatkan massa otot tanpa lemak dapat bervariasi tergantung pada kelompok usia:

Halaman Selanjutnya
img_title