5 Manfaat Kesehatan dari Kacang Almond yang Terbukti secara Ilmiah
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Almond kaya akan berbagai nutrisi seperti lemak sehat, serat, protein, vitamin, dan mineral, sehingga menjadikannya camilan yang bergizi.
Mengonsumsi almond secara rutin dapat membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol yang lebih baik, di samping manfaat lainnya.
Almond juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun, karena termasuk makanan tinggi kalori, konsumsinya tetap perlu dibatasi dalam jumlah wajar.
Kacang almond yang dijual di toko biasanya sudah dikupas cangkangnya, sehingga memperlihatkan bagian dalamnya yang dapat dikonsumsi. Kacang ini dijual dalam kondisi mentah maupun sudah dipanggang.
Kacang almond juga digunakan untuk membuat berbagai produk seperti susu, minyak, mentega, tepung, pasta, atau marzipan almond.
1. Kaya akan gizi
Kacang almond memiliki profil nutrisi yang mengesankan. Satu porsi almond seberat 1 ons (oz) atau 28 gram (g) mengandung:
- Serat: 3,54 g.
- Protein: 6,01 g.
- Karbohidrat: 6,12 g.
- Lemak: 14,1 g (sekitar 9 g di antaranya adalah lemak tak jenuh tunggal).
- Vitamin E: 7,26 miligram (mg), atau sekitar 48 persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.
- Mangan: 0,618 mg, atau sekitar 27 persen dari AKG.
- Magnesium: 76,5 mg, atau 18 persen dari AKG.
Ukuran porsi ini juga mengandung sejumlah nutrisi lain, seperti tembaga, vitamin B2 (riboflavin), dan fosfor, serta 164 kalori.
Penting untuk diketahui bahwa tubuh Anda tidak menyerap seluruh lemak yang terkandung dalam almond karena tidak semuanya dapat diakses oleh enzim pencernaan.
Almond juga memiliki kandungan asam fitat yang relatif tinggi. Meskipun asam ini umumnya dianggap bermanfaat bagi kesehatan, zat ini juga sedikit mengurangi jumlah nutrisi tertentu, seperti mineral dan protein yang dapat diserap oleh tubuh Anda.
2. Tinggi antioksidan
Almond merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif, suatu kondisi yang dapat merusak molekul dalam sel serta memicu peradangan dan penuaan.
Kandungan antioksidan yang tinggi pada almond sebagian besar terkonsentrasi pada lapisan kulitnya yang berwarna cokelat.
Oleh karena itu, almond yang telah dikupas kulit arinya (blanched almonds) mungkin memiliki kapasitas antioksidan yang lebih rendah dan tidak memberikan manfaat yang sama.