5 Efek Samping Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Yogurt, Apa Saja?

Yogurt Fermentasi
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/a-bowl-with-yogurt-and-fruits

OlretYogurt adalah produk olahan susu yang dibuat melalui fermentasi susu menggunakan satu atau lebih jenis bakteri, seperti L. delbrueckii subsp. bulgaricus dan S. thermophilus.

img_title 5 Manfaat dari Mengonsumsi Kimchi bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja?

Yogurt mengandung bakteri yang dapat membantu memulihkan keseimbangan bakteri alami di saluran pencernaan dan vagina. Hal ini berpotensi membantu mengatasi diare dan infeksi vagina.

Masyarakat mengonsumsi yogurt untuk mengatasi sembelit, kolesterol tinggi, intoleransi laktosa, diare, dan berbagai kondisi lainnya; namun, belum ada bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung banyak dari kegunaan tersebut.

img_title Minuman yang Bisa Membantu Pencernaan setelah Makan

Mengonsumsi terlalu banyak yogurt ternyata dapat menyebabkan efek samping. Berikut ini adalah efek samping akibat terlalu banyak mengonsumsi yogurt.

1. Sensitivitas pencernaan dan gas

img_title 8 Makanan dan Minuman Fermentasi untuk Meningkatkan Pencernaan dan Kesehatan

Probiotik bekerja dengan memfermentasi serat dan senyawa lain di dalam usus. Proses fermentasi ini secara alami menghasilkan gas. Saat Anda mengonsumsi satu porsi yogurt dalam jumlah wajar, produksi gas ini biasanya minimal dan tidak terasa. 

Namun, jika Anda mengonsumsi beberapa porsi sekaligus, proses fermentasi akan meningkat. Hal ini menyebabkan gas terjebak dan membuat dinding perut meregang, sehingga menimbulkan rasa kembung yang tidak nyaman dan familier.

2. Perubahan kebiasaan buang air besar

Dalam beberapa kasus, mengonsumsi terlalu banyak yogurt probiotik dapat menyebabkan tinja encer atau diare. Hal ini sering kali merupakan respons osmotik. 

Jika tubuh Anda tidak dapat memproses volume yogurt atau jenis bakteri tertentu dengan cepat, tubuh mungkin akan menarik lebih banyak air ke dalam usus besar untuk membilas sistem pencernaan. Ini adalah cara tubuh untuk memulihkan keseimbangan. 

Meskipun biasanya hanya berlangsung singkat, hal ini merupakan tanda yang jelas bahwa Anda perlu mengurangi jumlah konsumsinya.

3. Intoleransi laktosa

Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup laktase, yaitu enzim yang diperlukan untuk mengurai gula susu. Meskipun proses fermentasi pada yogurt mengurai sebagian laktosa, masih banyak laktosa yang tersisa. 

Jika Anda mengonsumsi tiga atau empat cangkir yogurt dalam sehari, Anda mungkin melampaui batas toleransi tubuh terhadap laktosa.

4. Kenaikan berat badan yang tidak diinginkan

Halaman Selanjutnya
img_title